Pages

ARTIKEL TERBARU

[BREAKING NEWS] 30 RIBU DEMONSTRAN TURUN KE JALAN MINTA PRESIDEN MUNDUR

PULUHAN RIBU DEMONSTRAN TURUN KE JALAN MINTA PRESIDEN MUNDUR

 


DEMO DENGAN PESERTA MENCAPAI 30 RIBU ...


Sekitar 30.000 demonstran turun ke jalan-jalan membawa banner hari ini untuk menyerukan pengunduran diri Presiden.

Kepolisian semula melarang aksi demo tersebut, namun para pengorganisir demo mengajukan banding ke Pengadilan Administratif , dan dikabulkan.  Maka terjadilah demo besar tersebut ...

TUNTUTAN YANG DIUSUNG DEMONSTRAN


Presiden didesak mundur oleh publik yang marah atas sejumlah isu, termasuk terkait rencananya menerapkan buku-buku teks sejarah baru di sekolah-sekolah, memperluas pasar pertanian dan reformasi pasar buruh, yang akan mempermudah pemecatan pekerja dan mengurangi upah bagi para pekerja yang lebih tua.

KEJADIANNYA DI KOREA SELATAN


Seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (5/12/2015), sekitar 30 ribu orang diperkirakan mengikuti aksi demo turun ke jalan-jalan di Seoul, Korea Selatan (Korsel) hari ini untuk menyerukan pengunduran diri Presiden Park Geun-Hye. Banyak demonstran mengenakan masker sebagai perlawanan atas seruan Park untuk tidak menggunakan masker selama aksi-aksi protes. Massa berjalan di pusat kota dengan membawa banner bertuliskan "Mundurlah Park Geun-Hye" dan meneriakkan slogan-slogan.

Kepolisian semula melarang aksi demo tersebut, namun para pengorganisir demo mengajukan banding ke Pengadilan Administratif Seoul yang membatalkan larangan polisi tersebut. Karenanya, aksi demo besar-besaran kedua dalam waktu sebulan ini bisa kembali digelar.


Demo besar ini merupakan kelanjutan demo pertama yang dilakukan pada 14 November yang lalu, saat itu bahkan demontran yang turun ke jalan diperkirakan mencapai  60 ribu orang. Pada demo pertama sempat terjadi bentrokan antara para demonstran dengan polisi yang menggunakan meriam air.  Bahkan Baek Nam-Ki, seorang petani berusia 69 tahun mengalami koma setelah terkena meriam air.  Kali ini, para pengorganisir demo berjanji akan melakukan aksi protes secara damai.

"President Park, jangan coba mengubah sejarah nasional Korea Selatan menjadi sejarah pribadi keluarga Anda," demikian bunyi banner yang dibawa salah seorang demonstran.



Sumber :
- newsdetik.com

No comments:

Post a Comment

 

Google+ Badge

HUBUNGIN SAYA

DISCLAIMER

SPACE IKLAN :

ASBUNER NGARET BELI INI :

BLOG WISATA INDONESIA

BLOG WISATA INDONESIA
Tour Gajah Taman Nasional Way Kambas

Most Reading

Powered by Blogger.