Pages

Lazada Indonesia

ARTIKEL TERBARU

PERCOBAAN 5 EKOR MONYET, HASILNYA MENCENGANGKAN

PERCOBAAN 5 EKOR MONYET HASILNYA MENCENGANGKAN

(Cerita Gambar)


Satu kelompok ilmuwan (wati) , melakukan percobaan.  Mereka melakukan Percobaan 5 ekor monyet, yang hasilnya mencengangkan.

Para ilmuwan tadi menempatkan 5 ekor monyet (monkey) dalam sebuah kandang, dan ditengah kandang tersebut diletakkan sebuah tangga dengan pisang di atasnya.
 

Tau sendiri kan, gimana kalau monyet lihat pisang ?
Tentu saja para monyet itu pada berusaha naik tangga, untuk ngambil pisang.
Tapi setiap kali ada seekor monyet yang naik ke tangga untuk mengambil pisang, para ilmuwan menyemrotkan air dingin ke monyet-monyet lain (yang nggak naik tangga).
Para monyet yang tidak naik tangga jadi basah kuyup dan kedinginan ...




Lama kelamaan setiap kali ada monyet yang mencoba naik tangga, monyet2 lainnya menyerang monyet itu ...


Setelah itu, tidak ada lagi monyet yang berani naik tangga lagi ...  

Kemudian para ilmuwan memutuskan untuk mengganti salah satu monyet di dalam kandang, menukarnya dengan monyet baru.  Begitu masuk kandang, hal pertama yang dilakukan monyet baru (no 1) adalah naik tangga, mencoba mengambil pisang.
Tapi apa yang terjadi ? dia diserang 4 ekor monyet lama ...
Setelah mengalami beberapa kali serangan akibat mencoba naik tangga, akhirnya monyet baru tadi mahfum, bahwa naik taggga itu terlarang !  Meskipun dia nggak tau apa sebabnya ...


Lalu seekor monyet lama ditukar lagi dengan yang baru oleh para ilmuwan.  Begitu masuk kandang, monyet baru kedua ini juga langsung mencoba naik tangga untuk mengambil pisang.

Tapi apa yang terjadi ?
Dirinya diserang oleh 4 ekor monyet lainnya, termasuk monyet baru no 1. Setelah beberapa kali monyet no 2 ini pun sadar akan hal terlarang dalam kandang barunya: dilarang naik tangga.

Ketika monyet baru ke 3, penyerangan kembali terjadi akibat monyet baru no 3 mencoba naik tangga.
Begitu pula dengan monyet baru ke 4.

Sampai akhirnya monyet lama ke 5 digantikan monyet baru ke 5, artinya semua monyet lama sudah digantikan monyet-monyet baru.




Meskipun sekarang penghuni kandang adalah 5 monyet baru semua, yang notabene sama sekali tidak pernah tau dan mengalami disemprot air dingin oleh ilmuwan ketika salah satu diantara mereka mencoba naik tangga untuk mengambil pisang, namun penyerangan terhadap monyet yang mencoba naik tangga tetap terjadi.


Mungkin kalau ditanya "Kenapa kalian menyerang kawan kalian yang mencoba naik tangga" ?  mereka akan menjawab : "Saya nggak tau lho, tapi itu yang berlaku di sini" ...

Kok rasanya familiar ya ?  .. hahah :)





Pesan moral atau motivasi dari kisah di atas adalah :




Salam Nguk-nguk





Sekian & Terima Gaji






MR ASBUN





READ MORE - PERCOBAAN 5 EKOR MONYET, HASILNYA MENCENGANGKAN

KPK MENCIUM KEMUNGKINAN ADANYA KORUPSI BERSAMA DI KOMISI V DPR

KPK MENCIUM ADANYA KORUPSI BERSAMA DI KOMISI V DPR

Foto Damayanti Wisnu Putranti anggota DPR RI Komisi V ditangkap KPK, sumber di sini


KPK mencium adanya korupsi bersama dari proyek infrastruktur di Maluku dan Maluku Utara. KPK pun terus mengusut korupsi dengan total fee sebesar enam persen atau sekitar Rp69 miliar yang masuk ke kantong beberapa anggota DPR Komisi V itu.

Menurut sumber Media Indonesia di KPK, perkara suap terhadap anggota DPR Komisi V dari Fraksi PDIP Damayanti Wisnu Putranti itu melibatkan banyak anggota DPR. KPK pun sudah memeriksa ruangan Wakil Ketua Komisi V dari Fraksi PKS Yudi Widiana Aida dan anggota Komisi V dari Fraksi Golkar Budi Supriyanto.

"Proyek itu diambil dari dana aspirasi DPR. Dana aspirasi itu diduga untuk fee proyek sekitar enam persen. Nah, obrolan ini kesepatan antara DWP (Damayanti Wisnu Putranti) dan beberapa angggota DPR (Komisi V) lainnya," terang sumber itu.

Sumber lain di KPK mengungkapkan, perkara suap yang bermula dengan barang bukti uang senilai 99.000 dolar Singapura (setara Rp69 miliar) dari Direktur PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir kepada Damayanti berpotensi besar mengarah pada korupsi bersama-sama. Pasalnya, ada dugaan Rp69 miliar itu mengalir sampai elite Komisi V dan elite DPR.

Ia menerangkan total fee atau uang suap sekitar Rp69 miliar dirancang ketiga anggota DPR yang ruangan mereka sudah digeledah KPK pada Jumat, 15 Januari 2016.

Sementara itu, keterlibatan anggota DPR lain sehingga terkumpul Rp69 miliar untuk setiap angota DPR Komisi V sudah disetujui komisi dan bisa dilakukan ke Badan Anggaran DPR.

Hal itu senada dengan pengakuan Damayanti yang sudah resmi menjadi tersangka pada Kamis, 14 Januari. Damayanti tidak menampik adanya aliran Rp69 miliar dan itu masuk ke anggota DPR Komisi V, seperti Budi Supriyanto yang diduga menerima Rp5 miliar dan Wakil Ketua Komisi V Yudi Widiana Adia sebesar Rp7 miliar.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengungkapkan, ada kemungkinan banyak pihak terlibat dalam perkara itu. Sehingga KPK terus medalami alur suap proyek tersebut. Menurut rencana, KPK memeriksa Budi Supriyanto besok.

Pada perkara yang bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) itu, KPK menetapkan empat orang dari enam orang yang terjerat OTT, Rabu 13 Januari 2016, di empat tempat yang berbeda.

KPK menetapkan Damayanti W Putranti, agen PT Allianz Insurance Life, Julia Prasetyarini, dan staf pribadi Damayanti, Dessy A Edwin, sebagai penerima suap. KPK juga menetapkan Abdul Khoir selaku Dirut PT WTU sebagai tersangka karena disangka sebagai pemberi suap.

Damayanti, Julia Prasetyarini, dan Dessy A Edwin ditetapkan sebagai tersangka karena telah melanggar Pasal 12 a, b atau Pasal 11 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana. Sementara, Abdul Khoir melanggar Pasal 5 ayat 1a atau b UU 31/99 tentang Tipikor.




Sumber :
- m.metrotvnews.com
- waspada.co.id

READ MORE - KPK MENCIUM KEMUNGKINAN ADANYA KORUPSI BERSAMA DI KOMISI V DPR

KETUA FPI BELOPA LUWU DITANGKAP DENSUS 88 BERSAMA SEORANG DPO TERORIS ?

KETUA FPI BELOPA LUWU DITANGKAP DENSUS 88 DIDUGA ANGGOTA KELOMPOK TERORIS ?


Ilustrasi Penangkapan Ketua anggota teroris, sumber di sini


KETUA FPI BELOPA LUWU DITANGKAP DENSUS 88 ?


Anggota Detasemen 88 Anti-teror dan Polres Luwu, Sulawesi Selatan, berhasil meringkus dua orang terduga teroris jaringan Poso, Senin (25/1/2016).  Salah seorang terduga teroris yang ditangkap tersebut merupakan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Belopa.

Kapolda Sulselbar Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Pudji Hartanto Iskandar membenarkan kabar penangkapan dua orang terduga teroris di Kabupaten Luwu itu. 

Pudji juga membenarkan bahwa salah seorang terduga teroris yang diringkus tersebut merupakan Ketua FPI Belopa.

"Dua terduga teroris ditangkap oleh Densus 88 AT bersama Polres Luwu. Salah seorang adalah Ketua FPI Belopa, Candra; dan seorang lagi bernama Adri alias Awi yang masuk DPO teroris jaringan Poso," kata Pudji.

Pudji melanjutkan, kepolisian masih mengembangkan kasus setelah penangkapan kedua orang terduga teroris di Luwu.  



BANTAHAN DARI FPI SULAWESI SELATAN

Ketua Front Pembela Islam Sulawesi Selatan Habib Muhsin Al-Habsyi membantah ada kadernya yang terlibat jaringan teroris sehingga ditangkap Detasemen Khusus 88 Antiteror. Chandra yang disebut-sebut sebagai Ketua FPI Belopa bukanlah pengurus organisasi massa Islam ini.

"FPI Sulawesi Selatan tidak memiliki anggota bernama Chandra, apalagi kalau disebut pengurus," kata Muhsin, Selasa, 26 Januari 2016.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepolisian Resor Luwu dan Densus 88 Antiteror meringkus Chandra dan Adri alias Awi, buronan jaringan teroris Poso, di Luwu pada Senin kemarin.

Hingga kini, keduanya masih diperiksa di Markas Polres Luwu. Mereka rencananya diberangkatkan ke Jakarta dalam waktu dekat.

Saat dimintai konfirmasi, juru bicara Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat, Komisaris Besar Frans Barung Mangera, membenarkan bahwa salah satu terduga pelaku teror adalah pentolan Front Pembela Islam Belopa. Tapi soal peran dan keterlibatannya, dia belum dapat memastikan lantaran masih menunggu laporan dari kepolisian setempat. "Informasi awalnya ya begitu, ada Ketua FPI Belopa yang diamankan," ucap Barung.

Panglima Laskar FPI Sulawesi Selatan Abdurrahman menjelaskan, pemberitaan beberapa media nasional dan lokal terkait dengan penangkapan kadernya keliru. Apalagi FPI Sulawesi Selatan belum pernah membentuk cabang di Belopa. Organisasinya meminta semua pihak tidak mengaitkan penangkapan Chandra dengan FPI. Bila fitnah itu terus terjadi, pihaknya tidak ragu menempuh jalur hukum.

Ketua FPI Makassar Agus Salim menuturkan, sepengetahuannya, Chandra bukanlah pengurus FPI. Chandra memang pernah menjadi simpatisan, tapi itu sudah lama.

"Sejak dua tahun lalu telah putus komunikasi. Tidak benar bahwa Chandra adalah Ketua FPI Belopa atau FPI Luwu, karena tidak pernah ada deklarasi di daerah itu," kata Agus. Dia juga menegaskan, organisasinya tidak bertanggung jawab atas segala perbuatan Chandra.

 

Sumber :


READ MORE - KETUA FPI BELOPA LUWU DITANGKAP DENSUS 88 BERSAMA SEORANG DPO TERORIS ?

DEBT TO EQUITY SWAP, CARA JITU JOKOWI MENGHAPUS HUTANG 3,2 T

DEBT TO EQUITY SWAP, CARA JITU PEMERINTAH JOKOWI MENGHAPUS HUTANG PDAM KE PEMDA


Ilustrasi PDAM, sumber di sini

HUTANG 114 PDAM KEPADA PEMDA


Pemerintahan Presiden Jokowi telah berencana untuk melakukan penghapusan utang sebanyak 114 Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kepada Pemerintah Daerah (Pemda) dengan nilai total mencapai Rp 3,2 triliun.

Direktur Eksekutif Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi), Subekti mengatakan bahwa metode penghapusan ini dilakukan dengan cara "Debt to Equity Swap".
"Atau mengubah utang menjadi penyertaan," kata dia ditemui di Hotel Grand Dika, Jakarta, Jumat (22/1/2016).

Ia menjelaskan, dengan cara ini maka porsi kepemilikan Pemerintah Daerah (Pemda) atas saham PDAM yang bersangkutan akan semakin besar dan akan meningkatkan kendali Pemda atas PDAM tersebut.

Sekedar informasi, PDAM umumnya didirikan oleh Pemda bekerjasama dengan pihak swasta selaku investor dengan porsi pembagian saham sesuai dengan besaran modal yang ditanggung setiap pihak saat pendirian PDAM tersebut.

Dengan Debt to Equity Swap ini, maka secara pembukuan perusahaan, utang PDAM kepada Pemda bisa dianggap sebagai penambahan modal baru dari Pemda kepada PDAM yang bersangkutan.  Yang artinya, komposisi modal yang disetorkan Pemda akan semakin besar dan secara otomatis meningkatkan porsi kepemilikan.


PEMERINTAH TAK PERLU MENGELUARKAN DANA 




Subekti mengatakan, dengan metode ini pemerintah tidak tidak perlu mengeluarkan dana sedikit pun agar utang-utang PDAM tersebut bisa diputihkan.

"Karena pemutihan ini sifatnya hanya pembuka saja. Yang tadinya tercatat utang, diubah menjadi modal. Jadi tidak ada uang tunai beredar," pungkas dia.

Bagaimana menurut Anda?






Sumber :
- hatree.net
READ MORE - DEBT TO EQUITY SWAP, CARA JITU JOKOWI MENGHAPUS HUTANG 3,2 T

BURU TERORIS SANTOSO TNI KERAHKAN 1200 PERSONEL PASUKAN KHUSUS

BURU TERORIS SANTOSO TNI KERAHKAN 1200 PERSONEL PASUKAN KHUSUS


Anggota pasukan khusus TNI berangkat ke Poso (Antara/Basri Marzuki)


1200 PERSONEL PASUKAN KHUSUS DIKERAHKAN UNTUK MEMBURU SANTOSO


Sebanyak 1.200 personel pasukan khusus dari Kopassus, Marinir dan Kostrad hingga Raider kembali diterjunkan di wilayah Poso, Sulawesi Tengah.  Kehadiran pasukan ini untuk memperkuat operasi keamanan Tinombala dalam perburuan pimpinan Mujahidin Indonesia Timur, Santoso.

"Pasukan ini untuk melakukan pengejaran terhadap kelompok Santoso di seluruh hutan-hutan Kabupaten Poso hingga ke perbatasan," kata Komandan Satuan Tugas Operasi Tinombala, Brigjen Pol Idham Azis, Sabtu, 23 Januari 2016.


UNTUK MELAKUKAN PENGEJARAN DAN PENYEKATAN 


Seribu lebih prajurit ini tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu sekira pukul 09.30 waktu setempat. Seluruhnya akan menjadi pasukan penambah dari seribu prajurit sebelumnya yang telah disiagakan di Poso.

Seluruh prajurit ini memiliki tugas yang berbeda-beda. Selain melakukan pengejaran terhadap kelompok terduga teroris Poso di bawah pimpinan Santoso, mereka juga akan melakukan penyekatan di sejumlah perbatasan hingga ke upaya pencegahan lewat deradikalisasi.



Sumber :
- nasional.news.viva.co.id
READ MORE - BURU TERORIS SANTOSO TNI KERAHKAN 1200 PERSONEL PASUKAN KHUSUS

ATM, SEBUAH MIMPI BURUK

MIMPI BURUK TENTANG ATM


ilustrasi Mr Asbun beli minuman ringan di ATM.  nyomot di sini


AWAL DARI MIMPI BURUK


Ini cerita tentang mimpi Mr Asbun di siang bolong,
Ceritanya begini, dengerin ya ....

Pada suatu hari, Mr Asbun bobo siang di kamar nya,
Sepertinya dia ngantuk gegara habis minum obat tidur yang dikasih sama suster cantik RSJ,
Matanya perlahan-lahan menutup, 
dan tak lama suara dekurannya pun mulai terdengar ke seantero RSJ itu.

Seberkas sinar muncul, awalnya kecil,
Lalu sinar tersebut berputar-putar di atas kamar Mr Asbun, lama-lama sinar itu membesar, dan meluncur jatuh ke kepala Mr Asbun,
dan Mr Asbun pun mulai bermimpi ...

Begini mimpinya,
dengerin ya ....
Pada suatu hari, Mr Asbun bobo siang di kamar nya,
Mungkin ngantuk gegara habis minum obat yang dikasih sama suster cantik RSJ,
Matanya perlahan-lahan menutup, 
dan tak lama suara dekurannya pun mulai terdengar ke seantero RSJ itu.


Seberkas sinar muncul, awalnya kecil,
Lalu sinar tersebut berputar-putar di atas kamar Mr Asbun, lama-lama sinar itu membesar, dan meluncur jatuh ke kepala Mr Asbun,
dan Mr Asbun pun mulai bermimpi ...
Eh perasaan tadi udah ya, wah ...
Maaf, CD mimpinya Mr Asbun kusut nih kayanya 
..
eike benerin dulu ya booo .. hahah :)



ATM, SEBUAH MIMPI BURUK MR ASBUN  


Beginilah mimpi Mr Asbun setelah CD mimpi nya dibenerin ...


Mr Asbun sedang naik motor menuju ATM,
Ngapain ke ATM ?
Sepertinya dia hendak mengambil uang nya yang tersisa 47.500,- di bank anu,
Menurut hitung2an matematisnya, uang itu cukup untuk membeli 2 bungkus kretek + 2 bungkus, masih sisa malah 
 
Eh ini lagi enak2 naik motor 2 tak, distop sama CoGanPentas (Cowok Ganteng Pengatur Lalu-lintas) negara anu,
Ditanya : mana "Surat Motor" lah, kenapa nggak pake "Plastik Pelindung Pala"  lah, mana "Surat Nyetir" lah, ... lah lah lah dah pokoknya ! 
Padahal menurut nasehat guru spiritual nya, kalau mau pergi itu harus baca mantra anu ...
cuman itu pesannya ... kaga ada harus bawa ini itu ! ...
Kalau kaga bawa, mau ditilangfun ... itu loh, yang didenda,
Coba tebak ...  pakai slip warna merah apa warna biru hayooo ??? (kok jadi tebak-tebakan gini ? salah di mana ya ?! )


Lagipula, dalam kitab yang disucikan oleh guru spiritual nya dan diaminin sama Mr Asbun, 
kaga ada tuh bab dan ayat2 yang mengharuskan mesti bawa barang2 tadi !
Ini jelas mengada-ada !
Ini pasti cuman bikinan manusia !!!

Dasar peraturan negara Goyim
  !!! ...
Sesaaaaaaattt !!!


Lagi asik2 hipertensi, dan mulai histeris, gegara aturan sesat,
eh Suster cantik goyang2ngin Mr Asbun, sambil tersenyum masis, dia ngomong :

"Mr Asbun, kamu mimpi buruk lagi ? ...
ini saya bawain obat, ... diminum ya biar sembuh ..
."


Yaaah, jadi The End dah mimpinya ...

Payah ! Mr Asbun Gagal ke ATM  ... 




Sepergi Suster Cantik,
Mr Asbun melolong "Ooooh, mestikah mimpi itu juga harus dibeli ?!?!" ..
hiks ...
Lalu ditenggaknya pil dari suster cantik, glegek - glegek seeerrr ...
Kantukpun datang,
Mata Mr Asbun perlahan-lahan menutup, 
dan tak lama suara dekurannya pun mulai terdengar ke seantero RSJ itu.

Seberkas sinar muncul, awalnya kecil,
Lalu sinar tersebut berputar-putar di atas kamar Mr Asbun, lama-lama sinar itu membesar, dan meluncur jatuh ke kepala Mr Asbun,
dan Mr Asbun pun mulai bermimpi ... (Ber-sam-bung) ...


Mr Asbun


READ MORE - ATM, SEBUAH MIMPI BURUK

PERTANYAAN TERHADAP 5 KEJANGGALAN BOM SARINAH KETUA IPW

PERTANYAAN TERHADAP 5 KEJANGGALAN BOM SARINAH MENURUT KETUA IPW


Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S Pane usai diskusi publik di Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (19/1/2016) Sumber : Dian Ardiahanni/Kompas.com



5 KEJANGGALAN LEDAKAN BOM SARINAH MENURUT KETUA IPW


Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane berpendapat, ada lima kejanggalan dalam peristiwa ledakan bom yang terjadi di kawasan Sarinah, Kamis (14/1/2016) lalu. "Kejanggalan pertama, kenapa rombongan Krishna Murti cepat tiba ke TKP hanya dalam 10 menit," ujar Neta dalam diskusi publik di Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (19/1/2016).
Bahkan, lanjut Neta, Krishna sudah memakai rompi antipeluru dan langsung beraksi.
"Padahal, kan dia bukan Densus. Dia (Krishna) adalah Direktur Reserse Kriminal Umum," ujarnya.

Neta mengatakan, keanehan kedua ialah Karo Ops Polda Metro Jaya Kombes Martuani Sormin begitu cepat datang ke lokasi hanya dalam waktu 10 menit.

"Kemudian, kenapa pelaku begitu tenang beraksi di ruang publik," ujar dia.
Menurut Neta, selama ini, pelaku teroris itu selalu bersembunyi.

Namun, kali ini, teroris tersebut tampil ke publik dan bergaya seperti tim Densus 88 juga.
"Kejanggalan yang keempat, kenapa setelah bom itu meledak, muncul polemik antara BIN dan polisi bahwa ini ISIS atau bukan," ungkapnya.
Neta mengatakan, keanehan kelima terletak pada pihak kepolisian.
Ia menganggap polisi tidak memaparkan tentang tim pengantar dan penjemput teroris tersebut.

"Karena kalau kita lihat dari kondisinya sangat mustahil kalau teroris itu tiba-tiba muncul. Memang dia jelangkung tidak diantar dan dijemput," ucap dia.
Sebab, Neta mengatakan bahwa pihak kepolisian sempat menemukan ada kendaraan dengan pelat D.
"Namun, temuan ini kan tidak dijelaskan. Polisi tidak transparan," katanya.


PERTANYAAN TERHADAP 5 KEJANGGALAN BOM SARINAH KETUA IPW

Mister Asbun rada nggak nyambung sama "5 Kejanggalan Bom Sarinah menurut Ketua Presidium IPW" yang dimuat di tribun.com seperti dicopy di atas, makanya iseng2 nanya, kali aja ada yang ngejelasin, biar jadi rada nyambung gitu ...

Langsung aja ye ...
 
 "Kejanggalan pertama, kenapa rombongan Krishna Murti cepat tiba ke TKP hanya dalam 10 menit,"
Pertanyaannya : Seharusnya tiba dalam waktu atau setelah berapa menit ? tolong jelaskan ...

Bahkan, lanjut Neta, Krishna sudah memakai rompi antipeluru dan langsung beraksi. "Padahal, kan dia bukan Densus. Dia (Krishna) adalah Direktur Reserse Kriminal Umum,"
Pertanyaannya : Seharusnya memakai apa ? dan bereaksinya harus kapan ? tolong jelaskan ...
 
 
Keanehan kedua ialah Karo Ops Polda Metro Jaya Kombes Martuani Sormin begitu cepat datang ke lokasi hanya dalam waktu 10 menit.
Pertanyaannya : Sama seperti pertanyaan poin pertama (Seharusnya tiba dalam waktu atau setelah berapa menit ? tolong jelaskan ...)


"Kemudian, kenapa pelaku begitu tenang beraksi di ruang publik," ujar dia.
Menurut Neta, selama ini, pelaku teroris itu selalu bersembunyi.
Namun, kali ini, teroris tersebut tampil ke publik dan bergaya seperti tim Densus 88 jugaPertanyaannya : Kenapa enggak ? tolong jelaskan ...


"Kejanggalan yang keempat, kenapa setelah bom itu meledak, muncul polemik antara BIN dan polisi bahwa ini ISIS atau bukan,"
Pertanyaannya :
- Kalau sebelum (kejadian) bom meledak apa mungkin muncul polemik ?
- Apakah begitu selesai kejadian proses penyidikan langsung selesai juga & bisa disimpulkan dengan kesimpulan yang sama oleh institusi yang berbeda ?  




"Karena kalau kita lihat dari kondisinya sangat mustahil kalau teroris itu tiba-tiba muncul. Memang dia jelangkung tidak diantar dan dijemput," ucap dia.
Sebab, Neta mengatakan bahwa pihak kepolisian sempat menemukan ada kendaraan dengan pelat D.
"Namun, temuan ini kan tidak dijelaskan. Polisi tidak transparan,"
Pertanyaannya : Apa Polisi harus ungkap hal itu ke publik selagi proses penyelidikan & penyidikan ? 




Sumber :
- www.tribun.com 1
- www.tribun.com 2 
- megapolitan.kompas,com  

READ MORE - PERTANYAAN TERHADAP 5 KEJANGGALAN BOM SARINAH KETUA IPW
 

HUBUNGIN SAYA

DISCLAIMER

SPACE IKLAN :

Lazada Indonesia
Lazada Indonesia

ASBUNER NGARET BELI INI :

BLOG WISATA INDONESIA

BLOG WISATA INDONESIA
Tour Gajah Taman Nasional Way Kambas

Most Reading

Powered by Blogger.