Pages

ARTIKEL TERBARU

PRESIDEN JOKOWI MINTA PEROMBAKAN SISTEM PENDIDIKAN & PELAYANAN KESEHATAN

PRESIDEN JOKOWI MINTA PEROMBAKAN SISTEM PENDIDIKAN & PELAYANAN KESEHATAN


Presiden Jokowi memberikan instruksi.  Sumber: lampost

PRESIDEN JOKOWI MINTA AGAR SISTEM PENDIDIKAN DIROMBAK


Presiden Joko Widodo memerintahkan perombakan besar-besaran pada sistem pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.  Presiden Jokowi mengatakan, anggaran pendidikan dan kesehatan dari tahun ke tahun meningkat dan membesar sehingga harus dibuat semakin fokus agar tepat sasaran.

Pak Jokowi meminta agar alokasi dana pendidikan betul-betul digunakan efektif untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, serta menekankan akses siswa terutama siswa dari keluarga miskin betul-betul memperoleh pendidikan dan diprioritaskan. Infrastruktur pendidikan juga harus diperbaiki, terlebih ia telah mendapat informasi bahwa ada 1,8 juta ruang kelas di Indonesia dan hanya 466 ribu dalam kondisi yang baik.

"Mestinya kita harus fokus pada upaya membuat belanja pendidikan dan kesehatan betul-betul bisa tepat sasaran jangan sampai anggaran yang semakin meningkat tapi hasilnya tidak maksimal atau belum maksimal,"

"Pada era kompetisi antarnegara saat ini kita memerlukan sumber daya manusia yang bukan hanya sehat tapi juga SDM yang cerdas yang produktif dan memiliki karakter,"

"Itu saya minta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menuntaskan distribusi Kartu Indonesia Pintar dan pastikan bahwa kartu itu betul-betul menjangkau siswa-siswa miskin dan tepat sasaran," 

"Dari 212.000 sekolah, ada 100 ribu sekolah yang belum memiliki perawatan pendidikan,


Perombakan harus segera dilakukan agar kualitas pendidikan di Indonesia meningkat, tutup Presiden.

 

PRESIDEN JOKOWI MINTA KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DITINGKATKAN


Presiden Joko Widodo meminta agar kualitas pelayanan kesehatan dasar masyarakat maupun pelayanan kesehatan rujukan untuk semakin ditingkatkan.

Presiden Jokowi dalam rapat terbatas dengan topik "Efektivitas Belanja Pendidikan dan Kesehatan pada APBN" di Kantor Presiden Jakarta, Rabu 5 Oktober 2016 menyampaikan demikian:

"Perhatikan hal-hal yang berkaitan dengan kualitas pelayanan kesehatan, baik pelayanan kesehatan dasar maupun pelayanan kesehatan rujukan,"

Hal itu kata dia, terutama harus dilakukan di daerah-daerah terpencil, kawasan perbatasan, dan juga daerah kepulauan.  Presiden Jokowi juga meminta agar efektivitas belanja anggaran kesehatan tetap dijaga sehingga akses dan kualitas pelayanan kesehatan bisa ditingkatkan. 

"Distribusi Kartu Indonesia Sehat saya cek sendiri di lapangan di atas 95 persen tepat sasaran karena setiap saya kelas 3 di rumah sakit hampir semuanya pasti sudah memiliki kartu itu," 

 "Mengenai pendidikan dan kesehatan yang paling penting adalah merombak, memperbaiki, strategi pembiayaan, strategi anggaran sehingga betul-betul bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh rakyat,"

Presiden Jokowi pada kesempatan itu berpesan agar paradigma program kesehatan diubah sehingga tidak hanya berorientasi pada kuratif atau mengobati yang sakit saja, namun, juga melakukan edukasi dan pembudayaan hidup sehat di kalangan masyarakat.




Sumber:
antaranews,
antaranews

No comments:

Post a Comment

 

Google+ Badge

HUBUNGIN SAYA

DISCLAIMER

SPACE IKLAN :

ASBUNER NGARET BELI INI :

BLOG WISATA INDONESIA

BLOG WISATA INDONESIA
Tour Gajah Taman Nasional Way Kambas

Most Reading

Powered by Blogger.